TUNE UP
TUJUAN PELAJARAN
-
Siswa dapat memeriksa bagian-bagian mesin
-
Siswa dapat mengembalikan kinerja engine secara maximal
-
Siswa dapat mengetahui nama bagian-bagian mesin yang
harus di periksa dalam pekerjaan tune up.
ALAT BAHAN
-
Kunci Kombinasi Ring-pa 1 set - 1 unit mobil praktek atau 1 unit
engine
-
Obeng (-)
-
Obeng (+)
-
Kunci Shock 10,12,14,17,19,21
-
Kunci T 10,12
-
Stang Shock
-
Avo meter
-
Kunci Busi
-
Tang Kombinasi
-
Tang cucut
-
Tang Potong
-
Fuller gauge
-
Test pen / lampu control
-
Bak penampung
-
Lap
-
Bensin secukupnya
LANGKAH KERJA
-
Siapkan alat dan bahan sesuai daftar diatas
-
Lakukan pembongkaran sesuai dengan petunjuk guru atau
buku
-
Lakukan proses pemeriksaan terlebih dahulu
Persiapan Tune Up pada mesin
kendaraan
Tune Up Mesin (Engine Tune Up) adalah mengembalikan
kinerja engine secara maksimal dengan memelihara, menyetel dan mengganti
komponen yang mendukung kinerja engine.
Hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum men-tune up
mesin :
Ø
Siapkan peralatan yang diperlukan, tempat
kerja/bengkel bersih dari kotoran sehingga komponen-komponen mesin yang dibuka
dan tempatkan kotor oleh debu
Ø
Kabel dari terminal baterai (accu) dilepas
Ø
Gunakan penunjang tetap, jika kendaraan
didongkral.
Ø
Jangan sekali-kali menggunkan pahat dan palu
untuk membuka mur baut yang memungkin mur baut tersebut lecet atau rusak.
Ø
Jika menghendaki penggantian suku cadang mesin,
gantilah dengan suku cadang asli.
Komponen-komponen
atau bagian-bagian mesin yang harus
diperiksa dalam pekerjaan tune up mesin diantaranya adalah :
a.
Memeriksa system dan air pendinginan
b.
Memeriksa tali kipas
c.
Memeriksa saringan udara
d.
Memeriksa baterai (accu)
e.
Memeriksa oli dan saringan oli
f.
Memeriksa busi
g.
Memeriksa platina atau pengapian
h.
Memeriksa cara kerja dari governor
i.
Memeriksa cara kerja percepatan cakum (vakum advance)
j.
Penyetelan celah katup
k.
Memeriksa pompa akselerasi
l.
Penyetelan putaran idle
m.
Mengukur konsentrasi CO pada ujung knalpot
Berikut
diuraikan point-point cara kerja pemeriksaan serta penyetelan mesin atau tune
up mesin :
Memeriksa Sistem dan Air Pendingin
Radiator adalah salah satu komponen pendingin mesin
yang berisi air. Air pendingin adalah merupakan hal yang sangat penting
diperhatikan atau diperiksa karena tidak jalannya system air pendingin radiator
menyebabkan suhu mesin tinggi dan dapat mengakibatkan komponen-komponen mobil
yang terbuat dari karet dan kualitas oli rusak pada akhirnya kepala silinder
dapat retak atau pecah. Maka periksalah :
1.
Apakah ketinggian air didalam radiator cukup seperti
yang dipersyaratkan ? Periksalah dengan membuka tutup tangki cadangan (reservoir tank) atau tutup radiator itu
sendiri, dan apakah didalam tangki cadangan atau air didalam radiator itu
sendiri dalam tempo 3 hari mengalami kekurangan atau habis ? Kalau iya maka
salah satu komponen system air pendingin seperti radiator, selang radiator dan
pompa air mungkin mengalami kebocoran, maka segera perbaiki
2.
Apakah air yang berada didalam radiator bersih, tanpa
oli dan kotoran karatan (dengan warna kuning), kalau tidak gantilah air
tersebut dengan cara mengendurkan sekrup kupu-kupu plastic yang berada dibagian
bawah sisi dalam radiator atau dengan melepaskan baut kuningan di bagian depan
blok mesin dibawah pompa air (water pump).
Jika temperature mesin tinggi dan air dalam radiator mengandung oli periksa,
perbaiki dan atau ganti kepala silinder dan atau packing kepala silinder
(kemungkinan disebabkan rusak berkarat atau retak).
3.
Apakah tutup mengalami kebocoran ? Periksalah dengan
menggunakan alat test tutup radiator, kebocoran pada radiator dan tutup
radiator dapat disebabkan lepasnya timah penyambung atau kendurnya klem atau
adanya lubang pada pipa radiator, perbaiki atau ganti komnponen-komponen yang
rusak tersebut.
Thermostat
Alat ini mengatur suhu dari Engine Coolant
Cooling
Fan
Ini memepercepat aliran udara yang melalui
radiator dan mengurangi efek dari radiasi panas
Radiator
Radiator menggunakan aliran udara yang
dihasilkan dari gerakan maju kendaraan untuk mengurangi suhu dari coolant yang
bersirkulasi melalui mesin
Water
Pump
Water pump membuat coolant bersirkulasi
melalui saluran sirkulasi dari coolant
Reservoir
Tank
Reservoir tank disediakan untuk menyimpan
kelebihan coolant atau coolan yang tidak terpakai dan mengirimkan ke radiator
Mengapa
perlu mengganti LLC ?
Sifat anti dari long life coolant menurun
karena adanya udara dan panas mesin sehingga menjaga radiator dari karat
menurun
Memeriksa Tali Kipas
Kipas merupakan salah satu dari bagian system
pendingin atau radiator yang berfungsi sebagai penggerak altenator (pengisi
arus) dan pompa air untuk mengatur sirkulasi air dari mesin ke radiator dan kemudian
di dinginkan oleh angin kipas dari udara luar. Tali kipas mempunyai peranan
penting untuk penerus putaran dari kruk as (crank
shaft) memutar kipas. Untuk itu periksalah :
1.
Apakah tali kipas retak-retak bagian dalam, berbulu
bagian luarnya dan telah pipih > Jika iya gantilah.
2.
Apakah tali kipas berbunyi mendecit ? Jika iya,
hilangkanlah dengan memasukkan sabun dengan sebatang lidi pada bagian sisi dan
dalam yang bersinggungan pully tali
kipas
3.
Apakah tali kipas kendor ? Periksalah dengan cara menekan
tali kipas dengan tekanan atau beban lebih kurang 10 kg dan apabila melendut
atau melentur melebihi 10 mm maka tali kipas dapat dikatakan kendor. Kalau iya,
maka stel atau kencangkan tali kipas dengan melonggarkan baut-baut alternator
kemudian regang atau kencangkan tali kipas dan kencangkan baut-baut alternator.
Saringan Udara
Saringan udara
pada mesin mobil berfungsi sebagai menyaring debu-debu dari udara yang masuk ke
karburator dan ke ruang bakar sehingga mesin bekerja tidak terganggu. Debu yang
masuk ke karburator dapat menyebabkan kerja karburator terganggu sehingga mesin
mobil dapat tidak bekerja atau mogok. Debu yang lolos ke dalam ruang baker
dapat menyebabkan kerusakan dinding silinder dan ring piston serta bearing (metal) crank-shaft. Maka periksalah :
Apakah saringan
udara berdebu atau rusak atau beroli ? Kalau berdebu, bersihkan dengan angin
pompa/kompresor dan rusak atau beroli tukarlah dengan yang baru.
Memeriksa Baterai (Air Accu)
Baterai (Accu) merupakan sumber listrik di mobil oleh
sebab itu kita harus selalu memperhatikan dan selalu merawat dan memeriksa
baterai (Accu) diantaranya yang harus diperhatikan adalah terminal dan berat
jenis air baterai (eletrolit) serta jumlah air baterai, oleh sebab itu
periksalah :
1.
Apakah baut terminal dan negative pada baterai
terpasang kuat dan tidak berkerak ? Kalau iya kencangkan dan bersihkan
kerak-kerak pada terminal tersebut.
2.
Apakah air (elektrolit) baterai (accu) cukup atau
memenuhi indicator cukup seperti yang dipersyaratkan pada dinding luar baterai
? Kalau iya, maka tambahlah air (elektrolit) dengan air suling (air accu lunak)
3.
Apakah BD air baterai (elektrolit) rendah ? BD air
baterai (elektrolit) dikatakan rendah adalah muatan baterai sudah kurang, untuk
memeriksa BD air baterai (elektrolit) dipergunakan alat hydrometer, kalau iya cucilah baterai dan atau tukar baterai.
Karena baterai kekuatan menampung/menahan arus baterai sangat tergantung pada
umur baterai.
Berat jenis normal 1,25 – 1,27 pada suhu 20 derajat celcius.
Memeriksa Celah dan Stel Katup
Periksalah dan setel celah katup
seperti yang dipersyaratkan (lihat gambar). Untuk mesin 5K (mobil kijang)
penyetelan katup dilakukan pada temperature mesin 80 derajat celcius, juga ada
penyetelan katup pada jenis mobil lain dilaksanakan pada temperature dingin.
KENCANGKAN BAUT KOP
Baut-baut mesin, packing dan batu
kop kepala perlu dikencangkan kembali, karena akibat keausan dalam pemakaian
mobil kemungkinan baut-baut tersebut longgar. Pengencangan baut selinder harus
dimulai dari titik tengah kepala selinder kemudian dilanjutkan satu persatu ke
sisi lain. Ada dua baut momen pengencangannya berbeda yaitu 5, 4-6, 6 Kg-n
untuk baut kepala selinder dan 1,8-2,4 Kg-n untuk baut penunjang batang
penumbuk (rocker arm shaft).
Penyetelan Katup
Katup yang tidak
stel atau penyetelan yang tidak tepat menyebabkan kerja mesin tidak efisien dan
boros bahan bakar, katup yang dikatakan tidak stel atau penyetelan yang tidak
tepat adalah katup membuka dan menutup tidak sesuai kebutuhan kerja mesin.
Penyetelan katup
dapat dilakukan dengan langkah sebagai berikut :
1.
Putar puly kruk as sampai ada tanda 0
2.
Stel ke 8 buah katup yang kendur
3.
Putar puly sekali lagi sampai 360 derajat dan stel 8
buah katup yang lain.
Gunakan fuller
ukuran 0,20 mm untuk katup hisap dan 0,30 katup buang. Fuller yang diletakkan
antara ujung katup dan penumbuk katup (rocker arm) tidak boleh seret sampai
menekan katup menjadi terbuka. Dan juga tidak boleh terlalu longgar.
1.
Tempatkanlah alur V pada puli engkol sejajar denga
tanda waktu 0. Apabila kedua pusrod katup hisap dan buang dari selinder nomor 1
bisa diputar dengan mudah dengan jari, berarti selinder nomor 1 berada pada
posisi TMA (titik mati atas) langkah kompresi.
2.
Apabila salah satu pusrod tidak dapat diputar, putarlah
pusrod-pusrod hisap dan buang selinder nomor 4 (pada mesin 6 selinder segaris
adalah pusrod selinder nomor 6. Jika kedua pusrod selinder nomor 4 tersebut
berputar dengan mudah, berarti selinder nomor 4 berada pada posisi TMA (titik
mati atas) langkah kompresi. Putarlah puli poros engkol 360 derajat serah jarum
jam.
3.
Apabila TMA tidak dapat dibetulkan seperti diatas, maka
pengecekan dilakukan dengan jalan membuka tutup distributor seperti diuraikan
sebelumnya.
Gerakan kecil
turun naik dari lengan penumbuk katup dapat dirasakan karena adanya celah
katup. Pada mesin OHC (poros kam diatas) tanpa batang penumbuk, cek naik turun
untuk mengetahui apakah selinder nomor 1 berada pada posisi TMA.
Memeriksa dan Membersihkan Karburator serta Menyetel
Katup Trotel dan Pompa Akselerasi
A.
MEMBERSIHKAN KARBURATOR
Karburator adalah suatu komponen pada mesin mobil yang berfungsi untuk menghasilkan atau
mencampurkan udara dengan bahan baker atau masin sebelum pembakaran. Oleh sebab
itu untuk dapatnya hasil atau tenaga optimal mesin, maka periksalah :
1.
Apakah karburator bersih atau tidak kotor ? Kalau iya
bersihkanlah dan stel-lah karburator.
B.
MEMERIKSA DAN MENYETEL KATUP TROTEL
Katup trotel berfungsi sebagai alat pengatur besarnya gas. Katup trotel akan bekerja
apabila pedal gas diinjak penuh, ia akan terbuka sebesar yang dikehendaki (RPM
ideal) diwaktu pedal gas diinjak dan akan terbuka ideal apabila pedal
dilepaskan. Oleh sebab itu periksalah :
Apakah katup trotel terbuka penuh atau tidak terganjal-ganjal apabila
pedal gas diinjak atau ditekan ? Kalau iya, stel-lah katup trotel dengan
penyetelan pada bagian bawah dari pedal gas, sehingga terbuka penuh.
Selanjutnya pada atai didekat karburator terdapat penyetel yang menyatu dengan
kabel gas dan stel-lah, tapi ingat kabel gas tidak boleh terlalu tegang dan
kaku, karena akan mengakibatkan RPM mesin terlambat kembali ke posisi stationer
di waktu deakserasi (pedal gas dibebaskan atau dilepaskan) dan akan
mengakibatkan pemborosan bahan baker.
C.
MEMERIKSA POMPA AKSELERASI
Pompa akselerasi berfungsi sebagai pemompa bensin atau bahan baker, hal
ini dilihat pada lubang atas karburator. Jadi salah satu dalam rangkaian men
tune up mesin mobil adalah memeriksa dan penyetelan pompa akselerasi.
Periksalah :
1.
Apakah semburan bahan baker atau bensin lancer ? Kalau
tidak, periksa mungkin karburator sudah aus sehingga karburator tidak bekerja
dengan baik dan atau pompa kulit pompa sudah rusak, maka gantilah karburator
atau kulit pompa tersebut.
2.
Apakah klep pompa akselerasi (boll bearing) bekerja
dengan baik ? yaitu waktu pompa diangkat bensin akan masuk keruang pompa dan
klep akan menutup begitu ditekan, sehingga bensin tersemprot dari saluran ke
ruang inlet karburator, karena karburator terbuat dari bahan aluminium dan
sering mengalami korosi sehingga merusak klep akselerasi dan berkarat boll
bearing.
D.
MEMERIKSA DAN MENYETEL PUTARAN IDLE
Putaran idle merupakan kegiatan yang sangat mempengaruhi pencampuran idle
bensin dan udara yang bermanfaat mempertahankan tingkat kerja yang maksimum
dari mesin. Oleh sebab itu periksalah :
Apakah putaran idle sesuai dengan dipersyaratkan yaitu pada putaran mesin
maksimum menunjukkan angka 800 pada tacho-meter ? kalau tidak stel-lah putaran
idle. Sebelum melakukan penyetelan putaran idle pada (mesin 5K Kijang) yang
harus anda lakukan terlebih dahulu adalah : bersihkan dan pasang saring udara,
suhu kerja mesin 85-90 derajat celcius dan semua perlengkapan tambahan
dimatikan serta transmisi pada posisi netral (N) dan waktu pengapian telah
tepat (5derajat) sert tacho meter dan
CO meter sudah terpasang.
Kemudian lakukanlah penyetelan seperti berikut :
Penyetelan idle mesin dengan tacho meter :
1.
Hidupkan mesin
2.
Putarlah penyetel RPM (lihat gambar) sampai tacho mater
menunjukkan 800
3.
Putarlah sekrup penyetel idle sampai meter menunjukkan
putaran mesin maksimum
4.
Putar kembali sekrup penyetel RPM di putar sampai RPM
mencapai 800.
5.
Hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum menyetel
putaran dan campuran idel : air filter terpasang, suhu air normal, cuk membuka
penuh, perlengkapan tambahan mati, semua slang vakum terpasang, transmisi
netral, pengapian tepat, tacho dan pengukur vakum terpasang dan meteran CO
posisi NOL siap pakai.
6.
Prosedur tes tekanan kompresi : panaskan engine,
membuka semua busi, melepas kabel tegangan tinggi koil, memasang alat tes,
menstater engine dan membaca hasil pengukuran.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar